Ngoding dari Kecil, Melesat ke Masa Depan Digital
Velocitron membimbing siswa SD, SMP, dan SMA belajar pemrograman lewat kelas reguler, private, maupun ekstrakurikuler sekolah — dari logika dasar sampai membangun aplikasi sungguhan. Untuk kebutuhan yang lebih besar, tim kami juga membangun dan mengembangkan aplikasi web & mobile untuk sekolah maupun bisnis.
Kursus Coding SD, SMP, SMA — Kurikulum yang Tumbuh Bersama Jenjang Sekolah
Setiap jenjang punya cara belajar berbeda. Materi les pemrograman kami disusun bertahap, dari logika visual sampai membangun aplikasi nyata untuk portofolio, tersedia dalam format reguler, private, maupun ekstrakurikuler sekolah.
Coding Dasar & Logika Visual
Anak-anak mengenal logika pemrograman lewat block-coding, animasi, dan game sederhana — membangun rasa percaya diri sejak dini.
Reguler
Kelas kecil terjadwal tetap, belajar bareng teman seusia dua kali seminggu.
Private
Satu mentor untuk satu anak, jadwal fleksibel menyesuaikan waktu keluarga.
Ekstrakurikuler
Kerja sama dengan sekolah, materi disesuaikan dengan kurikulum ekskul.
Dasar Pemrograman Tekstual
Siswa mulai menulis kode sungguhan dengan Python dan dasar web, sambil membangun proyek kecil yang bisa dipamerkan.
Reguler
Kelompok kecil, kurikulum berjenjang dengan evaluasi tiap modul.
Private
Pendampingan personal untuk mempercepat pemahaman konsep yang sulit.
Ekstrakurikuler
Program ekskul sekolah dengan showcase proyek di akhir semester.
Pemrograman Lanjutan & Portofolio
Siswa membangun aplikasi web/mobile yang lebih kompleks, disiapkan untuk lomba, portofolio kuliah, atau magang.
Reguler
Kelas project-based dengan studi kasus dunia nyata setiap bulan.
Private
Fokus pada target spesifik: lomba, beasiswa, atau proyek pribadi.
Ekstrakurikuler
Klub coding sekolah dengan pembinaan menuju kompetisi tingkat regional.
Jasa Pembuatan dan Pengembangan Aplikasi Web & Mobile
Selain mengajar, tim developer Velocitron juga membantu sekolah, komunitas, maupun bisnis mewujudkan ide menjadi aplikasi web atau mobile yang berjalan baik — mulai dari pembuatan baru hingga pengembangan aplikasi yang sudah ada.
Pembuatan Aplikasi Web
Website sekolah, sistem informasi, hingga platform belajar dibangun dari nol sesuai kebutuhan.
Pembuatan Aplikasi Mobile
Aplikasi Android/iOS untuk kebutuhan sekolah, komunitas, atau produk digital baru.
Pengembangan Aplikasi Lama
Menambah fitur, memperbaiki bug, atau merapikan aplikasi yang sudah berjalan.
Konsultasi Teknologi & MVP
Bantu memilih teknologi tepat dan membangun MVP untuk ide produk atau startup edukasi.
Empat Langkah Sebelum Kelas atau Proyek Dimulai
Proses yang jelas supaya orang tua maupun klien tahu persis apa yang akan terjadi di tiap tahap.
Konsultasi & Tes Level
Diskusi kebutuhan, lalu tes singkat untuk menentukan titik awal belajar yang pas.
Susun Kurikulum
Rencana belajar atau spesifikasi proyek disusun sesuai tujuan dan jenjang.
Kelas / Proyek Berjalan
Sesi rutin dengan mentor, dilengkapi laporan perkembangan berkala untuk orang tua.
Showcase & Serah Terima
Siswa mempresentasikan proyek portofolio; klien menerima aplikasi siap pakai.
Belajar Serius, Tetap Menyenangkan
Kurikulum Berjenjang
Materi disusun sesuai usia dan kemampuan, tidak menyamaratakan semua siswa.
Mentor Praktisi
Diajar oleh pengajar yang juga aktif membangun aplikasi nyata di industri.
Belajar Berbasis Proyek
Setiap modul berakhir dengan proyek nyata, bukan sekadar latihan soal.
Laporan Berkala
Orang tua menerima update perkembangan belajar anak secara rutin.
Fleksibel
Pilih format reguler, private, atau ekskul sesuai ritme keluarga atau sekolah.
Portofolio Nyata
Siswa lulus dengan proyek yang bisa ditunjukkan, bukan cuma sertifikat.
Dipercaya oleh Sekolah & Mitra di Berbagai Kota
Dari program ekstrakurikuler sekolah hingga jasa pembuatan aplikasi, berikut sebagian sekolah dan mitra yang sudah bekerja sama dengan Velocitron.
Kata Orang Tua & Mitra Sekolah
Anak saya yang tadinya hanya suka bermain game sekarang justru semakin semangat belajar membuat game sendiri. Kegiatan coding ini sangat positif karena anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga belajar membuat dan mengembangkan idenya sendiri. Progresnya pun terlihat jelas dari laporan perkembangan setiap bulan.
Kami rasa ekskul coding yang telah berjalan di sekolah kami selama 1 semester ini sangat positif sekali. Seiring dengan perkembangan IT yang semakin pesat, ekskul ini menjadi wadah bagi anak-anak di jenjang Sekolah Dasar dalam mengenalkan bahasa pemrograman sejak dini. Semoga dengan adanya ekskul ini, akan menumbuhkan bibit baru maupun potensi dari anak-anak yang tertarik di bidang teknologi.
Pembuatan website untuk Depost Jabar berjalan dengan sangat baik. Hasilnya terlihat profesional, responsif, dan sangat user friendly sehingga memudahkan pengunjung dalam membaca artikel maupun mencari informasi. Komunikasinya juga baik dan kebutuhan kami dapat diterjemahkan dengan tepat ke dalam website.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Berapa lama satu sesi kelas?
Satu sesi berlangsung 60–90 menit, tergantung jenjang dan format kelas yang dipilih.
Apakah bisa belajar tanpa pengalaman coding sama sekali?
Bisa. Materi SD dimulai dari logika dasar tanpa perlu pengalaman sebelumnya, lalu naik bertahap.
Apakah sekolah bisa kerja sama untuk program ekstrakurikuler?
Bisa. Tim kami akan menyesuaikan kurikulum dengan jadwal dan kebutuhan sekolah masing-masing.
Bagaimana proses jasa pembuatan aplikasi bekerja?
Dimulai dari konsultasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi, pengerjaan bertahap dengan update rutin, hingga serah terima aplikasi.